Sebuah kata memiliki banyak makna...
Ada yang dikonotasikan negatif..
Ada yang dikonotasikan positif...
Ada juga yang dikonotasikan netral
Dan "Pertengkaran" sering dikonotasikan negatif...
Tapi tahukah bahwa dibalik konotasi negatif..
Terselip keindahan yang bermakna positif...
Selama kita bisa membuka jendela hikmah dibaliknya
Pertengkaran adalah saat-saat yang harus dinikmati....
Meski tidak bertengkar...itu jauh lebih nikmat
Tapi ketahuilah....
Bahwa pertengkaran adalah sebuah diskusi jiwa...
Yang penuh kejujuran untuk mengungkap seribu tabir pertanyaan
Sebuah ungkapan gejolak asa yang terpendam di kawah kekecewaan
Sebuah respon emosi di cakrawala kegundahan dalam kehidupan
Sekumpulan nanah dari jiwa yang tersinggung...
Sekumpulan kuman di tengah got dan sampah yang menggunung....
Sebuah semburan magma perasaan yang sangat dalam
Tapi apa tujuan akhir yang diinginkan...?
Apakah ingin memelihara kelanggengan permusuhan ?
Atau tuk merekatkan tali jiwa dalam istana keabadian ?
Pertengkaran adalah sinyal emosi atas deviasi harapan dengan
Bahkan merupakan bentuk distorsi psikologi impian...
Atau exploitasi khayal secara besar-besaran..
Pertengkaran...cukup satu babak...dan jangan ada episode lanjutan
Pertengkaran jangan bersamaan dan jangan saling menjatuhkan....
karena pertengkaran bukanlah arena tinju dalam ring pertandingan
Tapi pertengkaran ...
.... adalah kesediaan tuk saling memberi kesempatan....
.... adalah kesediaan tuk saling mengungkapan kejujuran...
.... adalah kesediaan tuk saling menyampaikan dengan ketulusan...
.... adalah kesediaan tuk saling merenungkan...
.... adalah kesediaan tuk saling berangkulan dan memaafkan....
Tidak ada manusia yang selamanya benar..karena kita bukan malaikat
Dan tidak ada yang selamanya salah....karena kita bukan setan...
Tapi kita adalah manusia....
Yang terkadang benar...dan terkadang khilaf....
Dan kinilah saatnya....tuk saling memaafkan
Rabu, 22 Juli 2009
indahnya pertengkaran
23.42 Diposting oleh faizal nur alim
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar